MIPDEVP Technology Studio

Waspada! Platform AI Populer Ternyata Punya Celah Keamanan Fatal yang Bisa Dicuri Hacker

2026-03-24 · Artificial Intelligence

Banyak orang percaya bahwa menggunakan platform AI ternama berarti datanya sudah pasti aman, namun temuan terbaru ini justru membuktikan sebaliknya—beberapa layanan AI populer ternyata memiliki 'pintu belakang' yang bisa dimanfaatkan hacker.

Ancaman di Balik Kemudahan AI

Dunia AI sedang diguncang kabar kurang sedap di bulan Maret 2026 ini. Menurut laporan dari The Hacker News, beberapa layanan yang selama ini kita anggap aman, seperti Amazon Bedrock, LangSmith, dan framework SGLang, ternyata memiliki celah keamanan serius. Para peneliti keamanan siber mengungkap bahwa kerentanan ini bukan main-main; dampaknya bisa mulai dari pencurian data rahasia perusahaan hingga Remote Code Execution (RCE) yang memungkinkan peretas mengambil alih sistem sepenuhnya. Ini adalah pengingat keras bagi para pengembang bahwa kemudahan integrasi AI seringkali mengorbankan barikade keamanan.

Eksploitasi Sandbox yang Bocor

Salah satu temuan paling menonjol datang dari BeyondTrust yang menyoroti Amazon Bedrock AgentCore Code Interpreter. Meskipun Amazon merancang layanan ini dengan isolated sandbox (lingkungan terisolasi) agar tidak bisa mengakses sistem luar, peneliti menemukan bahwa fitur ini masih mengizinkan outbound DNS queries. Celah ini sangat berbahaya karena penyerang dapat memanfaatkannya untuk membuat saluran komunikasi tersembunyi (command-and-control) atau bahkan mencuri data sensitif dari S3 buckets jika peran IAM yang digunakan terlalu longgar. Baca selengkapnya di sini.

LangSmith dan Bahaya Injeksi Parameter

Beralih ke platform lain, Miggo Security membongkar celah keamanan high-severity di LangSmith (terdaftar sebagai CVE-2026-25750). Masalah ini berpangkal pada kurangnya validasi pada parameter baseUrl. Dengan teknik social engineering yang sederhana, penyerang bisa menipu pengguna untuk mengeklik tautan berbahaya dan mencuri bearer token, yang pada akhirnya memberikan akses penuh ke histori trace AI, kode sumber, hingga catatan pelanggan yang sangat rahasia.

Risiko RCE pada Framework SGLang

Tak kalah menyeramkan, framework SGLang yang populer untuk menjalankan model bahasa besar (LLM) juga ditemukan memiliki kelemahan fatal terkait unsafe pickle deserialization. Peneliti dari Orca Security, Igor Stepansky, menemukan setidaknya tiga CVE dengan skor risiko sangat tinggi yang memungkinkan penyerang menjalankan kode berbahaya dari jarak jauh jika mereka bisa mengirimkan file pickle ke server yang tidak terlindungi.

"Kerentanan ini menjadi pengingat bahwa platform observabilitas AI kini merupakan infrastruktur kritis yang sering kali secara tidak sengaja mengabaikan guardrail keamanan dasar," catat para peneliti.

Apa yang Harus Dilakukan?

Sebagai langkah mitigasi yang mendesak, para pakar merekomendasikan beberapa tindakan berikut:

  • Migrasi ke VPC: Bagi pengguna Amazon Bedrock, beralihlah dari Sandbox mode ke VPC mode untuk isolasi jaringan yang lebih kuat.
  • Prinsip Least Privilege: Audit ketat setiap peran IAM agar tidak memberikan akses berlebih ke layanan AI.
  • Filter DNS: Gunakan DNS firewall untuk memblokir lalu lintas DNS yang mencurigakan.
  • Update Patch: Segera perbarui LangSmith ke versi 0.12.71 atau yang lebih baru.
  • Segmentasi Jaringan: Batasi akses ke antarmuka layanan SGLang hanya pada jaringan yang terpercaya.",cta:

Sumber berita https://thehackernews.com/2026/03/ai-flaws-in-amazon-bedrock-langsmith.html