Pernahkah Anda membayangkan tim pemasaran Anda bekerja secara otomatis tanpa kehilangan sentuhan personal? Adobe baru saja meluncurkan 'otak' baru untuk dunia bisnis yang siap mengubah segalanya.
Dunia pemasaran digital baru saja mendapatkan suntikan tenaga yang luar biasa. Berdasarkan laporan terbaru dari Adobe Newsroom, Adobe baru saja memperkenalkan Adobe CX Enterprise di ajang tahunan Adobe Summit. Ini bukan sekadar pembaruan fitur biasa, melainkan sebuah lompatan besar dalam era agentic AI yang dirancang untuk menyederhanakan cara bisnis mengelola seluruh siklus hidup pelanggan, dari sekadar prospek hingga menjadi pelanggan setia.
Mengapa Ini Penting bagi Bisnis Anda?
Di era sekarang, banyak perusahaan terjebak dalam penggunaan AI yang terisolasi. Dengan CX Enterprise, Adobe mencoba mengubah hal tersebut. Sistem ini memungkinkan perusahaan untuk beralih ke agentic enterprise, di mana agen AI tidak hanya mengerjakan tugas repetitif, tetapi mampu memberikan personalisasi satu-ke-satu pada skala besar. Menurut Anil Chakravarthy, Presiden Bisnis Customer Experience Orchestration di Adobe, solusi ini dirancang agar benar-benar bisa disesuaikan dengan kebutuhan unik tiap organisasi, bahkan bisa bekerja di luar ekosistem Adobe.
Kekuatan di Balik Sistem Pintar Ini
Apa yang membuat CX Enterprise begitu spesial? Sistem ini didukung oleh dua mesin pintar: Adobe Brand Intelligence yang terus belajar memahami sinyal merek, dan Adobe Engagement Intelligence yang fokus pada keputusan bisnis untuk meningkatkan nilai seumur hidup pelanggan. Dengan arsitektur yang fleksibel, sistem ini bisa berintegrasi dengan alat-alat dari Amazon Web Services, Anthropic, Google Cloud, IBM, Microsoft, NVIDIA, hingga OpenAI.
"Adobe CX Enterprise memungkinkan bisnis untuk meningkatkan skala AI agen dengan solusi yang sepenuhnya dapat disesuaikan, membawa tim melampaui eksperimen AI menuju hasil bisnis yang nyata," ungkap Anil Chakravarthy.
Fitur Andalan yang Bikin Kerja Makin Ringan
Adobe menghadirkan beberapa fitur kunci yang sangat menarik bagi para pemasar dan tim kreatif, di antaranya:
- Adobe Experience Platform Agent Orchestrator: Untuk membuat, mengelola, dan mengoordinasikan agen AI di berbagai ekosistem.
- Agent Skills: Kumpulan instruksi yang bisa digunakan kembali untuk mengotomatisasi tugas kompleks seperti membuat konten berdasarkan metrik performa.
- Adobe CX Enterprise Coworker: Rekan kerja AI yang mampu menjabarkan target bisnis (misalnya: 'tambah performa cross-sell 3%') menjadi langkah-langkah nyata, mulai dari menyusun konten hingga memonitor hasil.
Bagian yang paling menarik adalah kemudahan integrasi. Dengan dukungan MCP servers, pengembang dapat memasukkan kemampuan agen Adobe langsung ke dalam alat yang digunakan tim pemasaran setiap hari, seperti ChatGPT Enterprise, Claude Enterprise, atau Microsoft 365 Copilot. Ini artinya, Anda tidak perlu berpindah-pindah aplikasi hanya untuk memanfaatkan kecerdasan buatan dari Adobe. Baca selengkapnya di sini untuk melihat detail teknisnya.
Sumber berita https://news.adobe.com/news/2026/04/adobe-redefines-custome-experience




Diskusi (0)
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memulai diskusi!